Ini Foto Cewek-cewek Hotel Alexis Lantai 7 Yang Dibilang Surga Dunia Ma Ahok

0
96
loading...

Menanggapi Hotel Alexis  lantai 7, Pernyataan menghebohkan keluar dari mulut Gubernur DKI Jakarta Ahok  (Basuki Tjahaja Purnama). Dia mengibaratkan Hotel Alexis sebagai surganya dunia. Surga dunia yang dimaksud Ahok merujuk pada praktek “hoho hihi”. Bukan seperti kawasan Kalijodo atau Gang Dolly, Wisata lendir di Hotel Alexis ini memang disebut­sebut khusus untuk kelas elite.

121

Bahkan, Ahok  menyebut dengan jelas, bahwa salah satu lantai yang hotel itu yakni lantai 7 merupakan tempat para penikmat lendir untuk menikmati bidadari surga dunia. “Di hotel­hotel itu ada enggak  prostitusi? ada, prostitusi artis  di mana? di hotel. Di Alexis itu lantai 7 nya surga dunia loh (prostitusi). Di Alexis  itu bukan surga di telapak  kaki ibu loh, tapi lantai 7,” ungkap Ahok di Balai Kota Jakarta, kemarin. Berdasarkan informasi dikutip masterberita.com, perkataan Ahok ada benarnya. Sebut saja Tomo, lajang asal Bogor ini tidak menampik  ‘surga dunia’ yang disebut Ahok. Dia menceritakan pengalamannya bertandang ke hotel yang terletak  di kawasan Jakarta Utara tersebut. Tomo menyebut Hotel Alexis  tempat melepas  penatnya hidup di Jakarta. Bagaimana tidak, hotel itu menawarkan berbagai fasilitas hiburan yang memanjakan kaum adam, termasuk  urusan pelampiasan syahwat. Dia tidak  segan menyebut hotel ini benar­benar maksimal menyediakan fasilitas hiburan malam yang dibutuhkan pengunjung. Mulai dari bar yang dilengkapi minuman alkohol berbagai jenis dan merek, diskotek  dengan para DJ  wanita s3ksi, spa, lounge dan kolam air hangat. “Ya kalau dibilang surga, benar itu,” singkatnya sambil tertawa saat berbincang dengan merdeka.com, semalam. Setelah memarkir kendaraan di area yang disediakan, petugas keamanan akan mengarahkan tamu sesuai tujuan kedatangan. Misalnya, kalau tamu ingin menghabiskan malam di diskotek, akan diarahkan ke lantai 1. ‘Surga’ di lantai 7 bisa langsung dicapai dengan lift penghubung antara area parkir dan lokasi lantai. Tapi, kata dia, penjagaan sangat ketat. “Begitu sampai di lantai 7, tidak boleh ada kamera. Kalau kelihatan handphone dipakai buat motret, langsung diambil security,” katanya. Keluar dari lift di lantai tujuh, tamu akan disambut ruangan luas dengan lantunan musik  santai. Wanita­wanita berpakaian minim nampak  menunggu di sofa empuk  yang disediakan mengelilingi lantai tersebut. Ibarat etalase. Kebanyakan diimpor dari negara lain. Yang terkenal di hotel itu, kata dia, mereka yang diimpor dari Uzbekistan. “Mereka duduk  berkelompok. Ada yang kelompok  dari China, Uzbekistan, Thailand, dan lokal juga ada. Mereka tidak  berbaur karena keterbatasan bahasa. Mereka enggak bisa bahasa Inggris,” imbuhnya. Di lantai yang dikenal dengan sebutan lounge itu, tamu bisa bersantai duduk  di sofa terlebih dulu. Biasanya tamu memesan minuman, mulai dari minuman soda sampai wine, sambil mengarahkan pandangan ke arah perempuan yang duduk di sudut lain. Transaksi dilakukan di lantai 7. “Tarifnya kalau yang China dulu itu sekitar Rp 2,1 juta. Kalau yang lokal dulu sekitar Rp 1 juta. Mungkin sekarang sudah naik,” katanya.

loading...

Foto­foto Hotel Alexis Lantai 7:1121 1221

Facebook Comments
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY